BOGI TRIYADI

Berita

Kekalahan di Olimpico, Allegri Berharap Timnya Tetap Fokus

massimiliano allegri - juventus

Massimiliano Allegri selaku pelatih di Juventus, meminta kepada para pemainnya agar dapat berkonsentrasi di pertandingan berikutnya usai dikalahkan 1-3 oleh AS Roma, lanjutan Serie A di Stadion Olimpico. Dan sang pelatih itu sendiri sangat berharap Bianconeri segera bangkit atas kekalahan di akhir pekan lalu.

Dalam pertandingan Minggu kemarin, Juventus terlebih dahulu unggul melalui gol yang dicetak oleh Mario Lemina di menit ke 21. Kemudian tim tuan rumah, AS Roma langsung membalasnya berkat Daniele De Rossi di menit ke 25, ditambahkan oleh Stephan El Shaarawy di menit ke 56, serta gol dari Radja Nainggolan di menit ke 65 memastikan kemenangan Giallorossi.

Dengan hasil kekalahan yang diperoleh oleh Juventus, tidak merubah posisi mereka di puncak klasemen Liga Italia. Dimana mereka dalam 36 pertandingan sudah mengkoleksi 85 poin. Tim asuhan Massimiliano Allegri pun saat ini berjarak empat angka dari pasukan Luciano Spalletti yang berada di peringkat kedua di klasemen.

Hasil itu membuat Juventus tidak meraih menang untuk ketiga kalinya di ajang Liga Italia, sebelum mereka dikalahkan Roma. Pada pekan lalu Nyonya Tua yang bermian dengan imbang 2-2 berhadapan dengan Atalanta dan ditahan imbang 1-1 melawan Torino.

massimiliano allegri - juventus
massimiliano allegri yang merasa puas atas kinerja timnya

Ungkapan Allegri Mengenai Laga Kontra AS Roma Pekan Lalu

“Di awal babak pertama, kami bermain dengan sangat bagus. Kedua tim pun saling memberikan tekanan tinggi dan begitu agresif. Berlangsungnya babak kedua, kami kecurian saat serangan balik yang berawal dari tendangan bebas untuk kami,” kata Allegri kepada media.

“Saya melihat sendiri, kami kecolongan dan berpikir mampu meraih kemenangan di pertandingan itu. Hasil imbang saat melawan Atalanta dan Torino, dan juga kekalahan atas AS Roma, begitu jelas bahwa kami kurang konsentrasi. Sehingga kekalahan di pekan lalu membuat kami seperti tertampar dan haru bangkit jelang final Coppa Italia saat berhadapan dengan Lazio,” tambahnya.

Leonardo Bonucci pun memiliki pendapat yang sama, dimana pemain berumur 30 tahun itu memberikan tanggapan jika Juventus tidak pantas untuk dikalahkan oleh AS Roma.

“Ini merupakan sebuah pertandingan yang dapat memberikan motivasi yang lebih, jelang final Coppa Italia nanti. Kekalahan dari AS Roma kemarin itu merupakan masalah mental. Di babak kedua kami tampil dengan buruk dan harus menerima hasil yang buruk,” ucap Bonucci kepada media setempat.

“Untuk saat ini saya ingin berkonsentrasi untuk bisa meraih tiga gelar sekaligus bersama Juventus. Ini merupakan target yang sangat penting bagi kami. Maka dari itu, kami harus mengeluarkan kemampuan kami untuk bisa meriah semua itu,” tambahnya.

Di partai final Coppa Italia 2016-2017, Juventus akan kembali ke Stadio Olimpico yang akan menjalankan perandingan menghadapi Lazio pada hari Rabu. Bianconeri harus mampu meriah kemenangan dalam laga tersebut, jika mereka ingin mewujudkan tiga gelar di musim ini.

massimiliano-allegri
Allegri yang terlihat berada di lapangan

Allegri Berbicara Mengenai Scudetto dan Ingin Juara Tiga Gelar Bersama Juventus

Massimiliano Allegri mengatakan tentang peluang timnya untuk menjuarai Sucdetto dan memenangkan tiga gelar sekaligus di musim ini. Dimana pada laga kontra AS Roma, tim juara bertahan itu memiliki peluang untuk memastikan gelar Serie A di gionarta ke 36 yang berlangsung di Stadion Olimpico. Untuk bisa meraih gelar juara Liga Italia musim 2016-2017, Juve hanya butuh hasil seri.

Meski kalah di pertandingan kemarin di kandang Roma, Old Lady masih tetap unggul poin di klasemen. Dan memiliki kesempatan untuk memastikan timnya meraih menang saat menghadapi tim papan bawah yaitu Crotone di tanggal 21 Mei 2017 nanti.

Sebelum itu, mereka harus berhadapan dengan Lazio di final Coppa Italia menghadapi Lazio. Serta sukses melangkah ke babak final Liga Champions, yang mana mereka akan berhadapan dengan tim raksasa Spanyol, Real Madrid. Maka dari itu demi mewujudkan mimpinya, Juventus harus mampu meraih kemenangan di tiap pertandingan yang mereka jalani.

Be the First to comment. Read More
Hasil

Hasil Liga Italia: AS Roma vs Juventus, Berakhir Skor 3-1

hasil as roma vs juventus

Dalam perebutan gelar scudetto Seri A musim 2016-2017 yang kian memanas, usai pertandingan tadi malam AS Roma berhasil meraih kemenangnan dengan rivalnya yang memimpin pemuncak klasemen. Juventus yang berkunjung ke Stadio Olympico, harus mengakui kekalahan yang mengakhiri skor 3-1 di gionarta ke 36.

Sebelumnya, di pertandingan semalam, Roma sempat terlebih dahulu tertinggal melalui gol yang ditecak oleh Mario Lemina. Tetapi Il Luppi yang bermain di depan para pendukungnya, langsung bangkit dan mampu membuat tigal gol ke gawang Gianluigi Buffon. Yang mana gol itu tercipta dari Daniele De Rossi, Stephan El Shaarawy dan Radja Naingloan.

hasil as roma vs juventus
hasil as roma vs juventus

Jalannnya Pertandingan Babak Pertama AS Roma vs Juventus

Bermain dikandang sendiri, tim ibukota Italia, AS Roma langsung memberikan serangan pada awal babak pertama. Namun, beberapa peluang yang tercipta didapat memberikan hasil yang manis. Dan Juventus pun melakukan counter attack, namun tidak satupun gol tercipta dari pasukan Massimiliano Allegri dalam beberapa kesempatan di laga tersebut.

Tim asuhan Luciano Spalletti harus kecurian gol dari Mario Lemina, yang membuat mereka harus tertinggal terlebih dahulu di menit ke 21. Dimana gol itu tercipta, berawal umpang jauh yang diberikan Stefano Sturaro, lalu Gonzalo Higuain menyundulnya dalam membuat peluang untuk Lemina yang mengeksekusinya. Sehinggal bola pun bersarang ke gawang Wojeciech Szczesny.

Bianconeri yang unggul lebih dulu, tidak dapat bertahan lama hanya empat menit saja Giallorossi menyamakan kedudukan. Yang mana bola yang disundul oleh Antonio Rudiger, namun bola tersebut mampu di blok oleh kapten Juventus, Buffon. Lalu Daniele De Rossi memanfaatkan bola rebound dan kembali di blok oleh penjaga gawang. Dalam kesempatan kedua, pada akhirnya bola masuk dan kedudukan pun sama 1-1.

Roma menguasai permainan dalam pertandingan semalam. Akan tetapi, lini pertahanan Juventus begitu kuat dan sulit untuk di tembus. Dengan hasil skor 1-1 pun masih bertahan sampai peluit panjang dibunyikan, yang menandakan babak pertama usai.

Radja Nainggolan - Gianluigi Buffon
radja nainggolan usai mencetak gol

Dimulainya Babak Kedua AS Roma vs Juventus, 15 Mei 2017

Keluarnya dari kamar ganti, permainan Roma pun semakin menekan dan tidak memberikan kelonggaran untuk tim tamunya Juventus. Di menit 56, hasil yang di dapat oleh besutan Spalletti berhasil mengembalikan keadaan yang mana gol yang tercipta oleh El Shaarawy membuat skor berubah menjadi 2-1. Pada mulanya, Radja Nainggolan memberikan umpan terobosan.

El Shaarawy pun yang mausk ke jantung pertahanan Juventus, sebelum dirinya melapaskan tendangannya, sedikit menyentuh pemain Juve dan bola mengarah ke tiang jauh. Dimana Buffon tidak mampu menjangkaunya. Dengan gol kedua tersebut, Roma pun semakin percaya diri untuk menekan lawannya. Dan tidak memberikan kesempatan untuk Juve bermain di tengah lapangan.

Dan hasilnya pun begitu fantastis, dimana gol ketiga mereka tercipta pada menit ke 65. Mohamed Salah yang memberikan assist kepada Nainggolan yang lolos dari jebakan offiside. Kemudian bola pun ditendang dengan sangat keras dari kaki kanannya yang tidak mampu diblok oleh Buffon, membuat bola bersarang ke gawangnya. Yang mana skor pun diungguli oleh tim tuan rumah 3-1.

Juventus yang tidak ingin mempertahankan gelarnya dalam persaingan gelar Seri A musim ini. Terus menerus mencoba untuk mengejar ketertinggalan mereka, yang memberikan tekanan kepada tim tuan rumah. Sangat disayangkan, peluang emas yang didapatkan oleh Leonardo Bonucci dan juga Higuain tidak meraih satu gol pun. Dengan hasil skor 3-1 yang dimenangkan oleh Roma pun mengakhiri pertandingan ini.

Meski kemenangan di laga ini, Roma masih tetap di posisi kedua di klasemen Liga Italia. Yang mana sempat diambil alih oleh Napoli, sekaligus memangkas jarak dengan Juventus menjadikan selisih empat angka. Dimana masih dua pertandingan yang tersisa di Seri A musim ini.

Be the First to comment. Read More
Livescore

Livescore – Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Skor 2:1

Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid dalam babak semi final Liga Champions semalam, yang berakhir dengan skor 2-1. Dimana di pertandingan itu dimenangkan oleh tim tuan rumah, Atletico yang berlangsung di Stadion Vicente Calderon pada tanggal kamis lalu. Sangat disayangkan, kemenangan Los Colchoneros gagal ke babak final dikarenakan kalah agregat gol 2-4 dari Los Blancos.

Bermain di kandang Atletico Madrid, Vicente Calderon, Madrid terus memberikan tekanan terhadap tuan rumah. Yang mana Los Rojiblancos berkeinginan untuk mengejar ketertinggalan mereka 3-0 di leg pertama. Pada akhirnya menit pertama berlangsungnya pertandingan, gawang yang dijaga oleh kiper Keylor Navas berhasil dibobol berkat gol Saul.

Berlangsung Babak Pertama Atletico Madrid vs Real Madrid:

Pada awal babak pertama kedua tim bermain dengan hati-hati, agar tidak kejebolan terlebih dahulu. Meski tim tuan rumah membutuhkan banyak gol dalam leg kedua. Madrid sempat memberikan tekanan kepada tim tuan rumah, namun tidak menghasil gol. Pada menit 12, gol yang di cetak oleh Saul membuat timnya bersemangat untuk mengejar ketertinggalan agregat.

Yang mana gol itu terjadi dari spak pojok Koke, tidak lama kemudian Saul Niguez pun menyambar dengan sundulan keras yang tidak dapat dihadang oleh Navas. Upaya kerja keras dari pasukan Diego Simeone kembali membuahkan hasil. Dimenit ke 15, Fernando Torres mendapatkan pelanggarang keras oleh Raphael Varane di zona terlarang, yang dihadiahi penalti oleh wasit.

Ditunjuknya Antoine Griezmann yang mengeksekusi tendang penalti, mampu menjalankan tugas dengan sangat baik. Yang mana tendangan keras dilepaskan oleh striker berusia 26 tahun tersebut sempat mengenai tangan Navas, namun bola berhasil masuk k edalam gawang tim lawan. Menjadikan skor 2-0 atas tim tuan tumah, Atletico Madrid.

Tim tamu yang tertinggal dua angka pun, mencoba keluar dari masalah mereka yang terus menyerang habis-habisan. Jelang babak pertama setelah, Real Madrid membuat gol balasan yang sekaligus untuk memperkecil kedudukan berkat gol yang dicetak oleh Isco. Awalnya, bola yang dikuasai oleh Karim Benzema di sisi kiri yang menusuk ke jantung pertahanan Atleltico. Kemudian bola diumpan ke Toni Kroos yang mencoba melepaskan tendangan kerasnya.

Akan tetapi, bola masih bisa dihadang oleh Jan Oblak. Dengan bola muntah, pada akhirnya mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Isco yang membobol ke gawang Atletico. Hingga peluit panjang berbunyi, skor pun berubah menjadi 2-1.

Dimulai babak kedua Atletcio Madrid vs Real Madrid di Liga Champions:

Berlangsungnya babak kedua, dimana kedua tim saling menekan, namun tidak ada satupun gol yang tercipta. Meski banyaknya peluang yang didapatkan oleh Atletico, sayang tidak ada yang membuahkan gol. Sementara barisan belakang yang di miliki oleh pasukan Zinedine Zidane begitu kokoh yang menahan tekanan dari tim tuan rumah dalam mempertahankan agregat. Sehingga skor 2-1 sampai akhir laga.

Dengan hasil pertandingan ini, Real Madrid memastikan timnya untuk melangkah ke babak final menghadapi Juventus. Sedangkan Atletico Madrid dan AS Monaco akan memperebutkan tempat ketiga.

Prediksi Jelang Atletico Madrid vs Real Madrid di Leg Kedua:

Dalam laga leg kedua babak semi final di ajang Liga Champions, akan berlangsung pertandingan Atletico Madrid berhadapan dengan Real Madrid diprediksikan akan berjalan dengan sengit. Yang mana tim tuan rumah telah tertinggal di leg pertama, dengan begitu Atletico akan berjuang untuk dapat membalikan keadaan di depan para pendukungnya.

Disis lain, Real Madrid tidak begitu terbebani dalam pertandingan di leg kedua babak semi final kompetisi Liga Champions. Karena mereka di leg pertama sudah mengantongi 3 gol dalam pertandingan lalu. Akan tetapi Real Madrid tidak boleh menganggap remeh sat berkunjung di kandang Atletico. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus tetap waspada dari ancaman yang akan diberikan oleh rival mereka.

Be the First to comment. Read More
Prediksi

Prediksi Liga Italia: Fiorentina vs Lazio, 13 Mei 2017

prediksi fiorentina vs lazo

Prediksi Fiorentina vs Lazio yang akan berlangsung pada tanggal 13 Mei 2017, hari Sabtu, jam 23:00 di Stadion Artemio Franchi. Dalam laga lanjutan ajang Serie A pekan ini, kedua tim akan bermain dengan penuh percaya diri untuk dapat meraih kemenangan. Ini merupakan sebuah pertandingan yang sangat menarik dan seru untuk disaksikan.

Di pertandingan pekan ini, Fiorentina selaku tim tuan rumah yang akan menjamu Lazio sebagai tim tamu di markas La Viola, Artemio Franchi, Firenze. Dengan ini, saya akan membahas beberapa perjalanan antar kedua tim, baik Fiorentina dan juga Lazio sejauh ini di musim 2016-2017. Yang mana Fiorentina ingin bisa mendapatkan tiga poin penuh di depan para pendukungnnya, untuk bisa merubah posisi di klasemen Liga Italia jelang akhir musim ini.

prediksi fiorentina vs lazo
prediksi fiorentina vs lazo

Lima Pertemuan Terakhir Fiorentina vs Lazio:

  • Pada tanggal 19 Desember 2016, Lazio sukses meraih kemenangan 3-1 dikandang sendiri saat menghadapi Fiorentina.
  • Di tanggal 19 Mei 2016, Lazio ditaklukan dikandang dengan skor 2-4 menjamu Fiorentina.
  • Fiorentina dipermalukan didepan para pendukungnya 1-3 atas Lazio, di tanggal 10 Januari 2016.
  • Pada tanggal 10 Maret 2015, Lazio memenagkan laga dengan telak 4-0 ketika berhadapan dengan Fiorentina.
  • Di tanggal 19 September 2014, Fiorentina harus menerima kekalahan melawan Lazio yang mengakhiri skor 0-2.

Dengan hasil pertemuan kedua tim, tercatat Lazio telah meraih kemenangan sebanyak tiga kali dan menelan kekalahan dua kali. Sedangkan tim tuan rumah, Fiorentina harus mengakui kekuatan tim lawan, yang tidak bisa dianggap remeh. Meski tim asuhan Paulo Sousa pekan ini akan bermain di kandang mereka.

Hal ini membuat Fiorentina harus waspada saat menghadapi pasukan Simone Inzaghi, yang akan mencuri tiga poin di markas mereka. Meski begitu, saat ini Fiorentina sedang berjuang untuk mendapatkan tiket di kompetisi Eropa di musim depan. Dimana saingan mereka cukup berat, dalam persaingan dengan Inter Milan dan AC Milan.

Maka dari itu, untuk bisa tampil di kompetisi Liga Eropa, anak didik Paulo Sousa harus bisa memberikan kemenangan di pekan ini. Jadi, sudah pasti Fiorentina akan tampil lebih ngotot untuk dapat mengimbangi Lazio yang memiliki permainan cepat dan kuat. Memang saat ini La Viola sedang dalam situasi yang kurangg beruntung. Di laga sebelumnya mereka dikalahkan oleh Palermo dengan skor 2-0 di markas mereka.

Di sisi lain, tim tamu Lazio saat ini sangat membutuhkan sebuah kemenangan di pertandingan ini. Jadi mereka akan memastikan, berkunjung ke Firenze siap mengnumbangkan tim tuan rumah agar menyerahkan tiga poin yang begitu berharga. Karena Biancocelesti tampaknya sedang sibuk dengan persaingan di papan atas, dengan begitu mereka harus bisa terus fokus untuk mempertahankan posisinya agar dapat tampil di Liga Cahmpions.

fiorentina vs lazio
pemain fiorentina yang sedang mengontrol bola

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Fiorentina :

  • Pada tanggal 7 Mei 2017, bermain dikandang sendiri, Sassuolo ditahan imbang oleh Fiorentina 2-2.
  • Di tanggal 30 April 2017, Palermo berhasil meraih kemenangan 2-0 atas tim tamu Fiorentina.
  • Terjadinya hujan gol dikedua tim, antar Fiorentina vs Inter Milan yang menghasilkan skor 5-4 di tangga; 23 April 2017.
  • Pada tanggal 15 April 2017, Fiorentina dipermalukan dimarkas mereka 1-2 melawan Empoli.
  • Di tanggal 9 April 2017, Sampdoria bermain imbang 2-2 saat menjamu Fiorentina.

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Lazio:

  • Pada tanggal 7 Mei 2017, Lazio meraih menang dengan telak 7-3 saat berhadapan dengan Sampdoria.
  • Di tanggal 30 April 2017, dalam laga derby, Roma dikalakan oleh rival sekotanya Lazio dengan skor 1-3.
  • Lazio meraih kemenangan dengan telak 6-2 menjamu Palermo, di tanggal 23 April 2017.
  • Pada tanggal 15 April 2017, kedua tim antar Genoa dan Lazio harus menerima hasil imbang dengan skor 2-2.
  • Di tanggal 10 april 2017, Lazio dipermalukan didepan para pendukungnnya 0-3 kontra Napoli.
Be the First to comment. Read More
Berita

Luciano Spalletti Serba Salah Terhadap Francesco Totti

Luciano Spalletti

Luciano Spalletti selaku pelatih di AS Roma mengakui jika dirinya merasa serab salah mengenai Francesco Totti. Yang mana sang pelatih berkepala plontos itu tidak menurunkan pangeran Roma saat timnya meraih kemenangan dengan skor 4-1 kontra AC Milan.

Meksi Totti dikabarkan mengakhiri karir sepakbola profesionalnya di akhir musim ini. Dimana dirinya hanya bermain sebanayak 15 pertandingan di kompetisi Seri A sejauh ini. Dan pelatih tim pun, terus menerus di berikan pertanyaan mengenai sang kapten di klub pada musim ini. Yang mana kemungkinan terbesar adalah di musim ini akan menjadi musim terakhir dari pemain yang sudah menginjal 40 tahun untuk membela Roma.

Luciano Spalletti
spaletti terlihat kecewa

Supporter Milan Membentangkan Spanduk Untuk Totti

Dalam laga AC Milan vs AS Roma yang berlangsung di San Siro kemarin. Terlihat di tribun pendukung Rossonerri membentangkan spanduk yang bertuliskan salam perpisahan untuk Totti. Akan tetapi, Spaletti memilih untuk meurunkan Stephan El Shaarawy di babak kedua yang membuat gol ketiga untuk Roma di pertandingan tersebut.

Sang pelatih pun mendapatkan pertanyaan mengenai keputusannya, yang mana Spalletti sebelumnya pernah menjadi pelatih Roma di tahun 2005 sampai 2009 itu merasa kecewa. Kontrak pelatih berusia 58 tahun itu akan berakhir di bulan Juni nanti dan kemungkinan dirinya bakal kembali hengkang di klub tersebut.

“Hal ini membuat saya benar-benar merasa kecewa. Jika saya dapat kembali ke masa lalu, mungkin saya tidak ingin berada di Roma lagi,” ucap Spaletti kepada media.

“Kami selalu berdiskusi untuk berbicarakan hal yang sama. Tim ini memang layak untuk diberikan pujian. Namun kami selalu berbicarakan semua ini dan jika saya menurunkan dia (Totti) untuk bermain lima menit saja. Saya merasa tidak menghormati legenda, tapi kalau saya membiarkan dirinya bermain pun saya dianggap salah.”

“Dengan begitu, malam ini kami mampu memenangkan enam laga tandang secara berturut-turut. Kami bisa melakukan hal yang terbaik, mungkin kami tidak sering bermain dengan peforma baik, namun statistik itu dapat membuktikannya.”

Dengan empat gol yang dibuat oleh tim ibukota, yang mana masing-masing gol itu di cetak oleh Edin Dzeko dua gol pada babak pertama. Dengan tambahan gol dari El Shaarawy dan Daniele De Rossi membuat Roma masih menetap di peringkat kedua klasemen Seri A. Untuk pertandingan berikutnya, mereka akan berhadapan dengan tim yang berada di puncak klasemen, Juventus pada hari Senin.

Kalau Roma di laga nanti mampu meraih kemenangan saat menghadapi Bianconeri, maka selisih angka menjadi empat poin dengan tersisa dua pertandingan, Namun, jika Francesco Totti Cs mengalami kekalahan, dengan begitu Juventus akan mengadakan perayaan di Olimpico sekaligus menjadi Scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun.

Spalletti Selalu Mendapatkan Pertanyaan Mengenai Totti

Luciano Spalletti merasa kecewa dengan mendapatkan pertanyaan masalah keputusannya mengenai Francesco Totti. Pelatih AS Roma tersebut mengatakan jika dirinya begitu menyesal yang kembali ke tim ibukota Italia.

Pelatih berkepala plontos itu membawa Giallorossi meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 yang berkunjung ke markas AC Milan. Hasil yang diraih oleh tim asuhan Spalletti di laga kemarin, sangatlah penting karena di pekan lalu mereka dikalahkan 1-3 dalam laga derby melawan Lazio.

Meski begitu, Spalletti merasa kesal dengan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang meyangkut dengan Totti. Yang terdengar bahwa sang pemain akan pensiun akhir musim ini. Dimana setelah pertandingan tersebut, sang pelatih pun dihujani pertanyaan tentang Totti di dalam sebuah wawancara.

Be the First to comment. Read More
Hasil

Hasil AC Milan vs AS Roma: Serigala Mengamuk 1-4

AC-Milan-vs-AS-Roma

Di pertandingan Senin dini hari, pada tanggal 8 Mei 2017, berlangsungnya laga antara AC Milan berhadapan dengan AS Roma. Milan selaku tim tuan rumah telah dipermalukan didepan para pendukungnnya, dengan kekalahan telak saat menjamu Roma di Stadion San Siro. Yang mana hasil laga tersebut dengan skor 1-4.

Berlangsung pertandingan ini, Milan yang sudah tertinggal terlebih dahulu oleh tim tamu. Pada menit ke 8, Edin Dzeko sukses membuat gol pembuka bagi Roma. Dan striker kebangsaan Bosnia itu kembali merubah kedudukan di menit 28.

Memulai babak kedua, Milan pun berhasil memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit 76. Akan tetapi, harapan untuk mengejar ketertingglan itu tidak bertahan dengan lama. Dimana dua menit kemudian, Stepham El Shaarawy menambahkan skor 1-3.

Bek Milan, Gabriel Paletta diberikan kartu merah oleh wasit, sehingga Roma mendapatkan sebuah hadiah penalti di menit 87. Daniele De Rossi yang menjadi algojo untuk mengeksekusi tendangan mati tersebut, sukses membobol gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma. Hingga laga selesai, menutup skor 1-4 yang dimenagkan oleh tim tamu, AS Roma.

AC-Milan-vs-AS-Roma
de rossi yang sedang menghentikam serangan milan

Dimulainya Laga Babak Pertama AC Milan vs AS Roma:

AC Milan selaku tim tuan rumah, di menit awal terus menerus memberikan tekanan kepada AS Roma. Tetapi, mereka harus kebobolan terlebih dahulu melalui serangan balik dari Il Luppi yang sangat tajam dalam hal menyerang. Bermula dari Mohamed Salah yang mendapatkan bola dari sisi kanan. Lalu memberikan umpannya kedapa Dzeko, tidak lama kemudian dilepaskan tendang keras ke pojok kanan atas gawang.

Tidak lama kemudian, Roma memiliki peluang kembali mencetak gol. Sangat disayangkan, tendangan yang dilepaskan oleh Salah yang berada diposisi kanan usai serangan balik, bola jauh dari mistar gawang. 15 menit berlangsung, Milan menguasai bola di laga tersebut yang memberikan ancaman yang mengejutkan tim lawan. Memanfaatkan salah umpat dari De Rossi, lalu Gerard Deulofeu menerobos kejantung pertahanan Roma.

Tendangan yang dilepaskan oleh Deulofeu, bola berada di samping sisi kanan gawang Wojciech Szczesny. Dan nyaris saja, dimenit ke 17 gawang yang dijaga  Donnarumma kebobolan. Beruntungnya, kiper Milan tersebut bisa menghadang tendangan yang dilepaskan oleh Diego Perotti yang kemudian membentur tiang gawang. Milan yang terus menerus diserang Roma, di menit 28 mereka pun harus kebobolan lagi.

Yang mana gol itu terjadi, melalui sundulan dari kepala Dzeko. Milan pun harus tertinggal 0-2 dan terus berusaha untuk menembus pertahanan Roma. Demi memperkecil ketinggaln mereka, yang terus memberikan tekanan, selalu dihentikan di lini pertahanan Roma. Jelang berakhirnya babak pertama, tim tamu nyaris mencetak gol kembali.

niang dan totti
totti yang sedang melihat niang marah

Babak Kedua, Milan Mencoba Memperkecil Skor Menghadapi Roma:

Tidak membuahkan hasil gol di babak pertama, sang pelatih merubah formasi di skuatnya di awal babak kedua. Yang mana Andrea Bertolacci dimainkan untuk menggantikan posisi Mati Fenandez. Namun perubahan tersebut di memberikan pengaruh banyak. Bahkan AS Roma terus memberikan ancaman yang begitu bahaya ke gawang Milan

Pada akhirnya Milan memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak Mario Pasalic di menit 76. Gol itu pun terjadi lewat tendangan sudut, yang disambut oleh pemain yang dipinjamkan ileh Chelsea itu merobek gawang Szczesny dengan sundulannya. Dengan begitu, harapan Milan haru pupus di tengah jalan untuk menyamakan kedudukan.

Roma kembali mencetak gol berkat El Shaaraway di menit 78. Yang mana pemain yang sempat membela Milan itu memasukkan bola ke gawang Donnarumma, yang melanjutkan sundulan dari Dzeko dalam kotak penalti. Dengan diberikan kartu merah kepada Paletta yang melanggar Salah di kotak penalti. De Rossi sukses membobol gawang Milan berkat tendang penalti yang merubah skor menjadi 1-4.

Be the First to comment. Read More
Prediksi

Prediksi Liga Italia: Juventus vs Torino, 7 Mei 2017

prediksi juventus vs torino

Prediksi Juventus vs Torino yang akan diselenggarakan pada hari Senin dini hari, jam 01:45 di Juventus Stadium. Dalam pertandingan gionarta ke 35 dalam lanjutan Seri A musim 2016/2017. Dimana akan berlangsungnya laga Juventus berhadapan dengan Torino, yang merupakan rival satu kota.

Juventus yang musim ini selalu menunjukkan permain gemilang di tiap pertandingan, dan memiliki semangat yang luar biasa untuk dapat meraih treble winners. Pada laga sebelumnya mereka sukses meraih kemenangan di pertandingan penting dalam leg pertama di semi final Liga Champions saat menghadapi AS Monaco. Di sisi lain, gelar Scudetto pun sudah menunggu mereka di depan mata.

Tersisanya empat pertandingan di ajang Liga Italia, Juventus masih unggul sembilan poin dari posisi kedua yang diduduki oleh AS Roma. Yang artinya, Bianconeri butuh empat poin lagi dalam empat laga yang tersisa untuk menjadikan mereka peraih gelar juara Seri A musim ini. Dengan begitu, mereka dapat mewujudkan harapan tim, ini merupakan hal yang sangat penting.

prediksi juventus vs torino
prediksi juventus vs torino

Lima Pertemuan Terakhir Antar Juventus vs Torino:

  • Pada tanggal 26 April 2015, Torino suskes meraih kemenangan 2-1 saat menghadapi Juventus.
  • Di tanggal 1 November 2015, Juventus bermain didepan pendukungnya sukses memanngkan laga dengan skor 2-1 atas Torino.
  • Bermain dikandang, Juventus berhasil menang telak 4-0 tanpa balas melwan Torino di tanggal 17 Desember 2015.
  • Pada tanggal 20 Maret 2016, Torino dipermalukan dikandang 1-4 saat menjamu Juventus.
  • Di tanggal 11 Desember 2016, Torino ditumbangkan oleh Juventus dengan hasil akhir 1-3.

Dalam pertandingan Derby della Mole, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri harus kehilangan dua pemain muda andalan mereka yaitu Marko Pjaca dan Daniele Rugani. Dimana kedua pemain tersebut telah mengalami cedera. Dengan begitu, Allegri harus pintar untuk merotasi pemain yang dikarenakan jadwal mereka begitu padat di akhir musim ini,

Tim raksasa Italia itu pun memang membutuhkan kemenangan, namun sang pelatih akan mengistirahatkan beberapa pemain terbaiknya seperti Dani Alves, Miralem Pjanic dan juga Alex Sandro. Dengan pemain cadangan seperti Kwadwo Asamoah, Tomas Rincon, Mario Lemina, Stephan Leichrsteiner, dan Mehdi Benatia yang akan diberikan kesempatan bermain di perandingan pekan ini.

Dengan begitu, Allegri akan memakai formasi 4-2-3-1 kembali,yang akan menurunkan Bonucci, Benatia, Lichtsteiner dan Asamoah di barisan belakang. Untuk di lini tengah terdapat Rincon dan Khedira yang masih memiliki tenaga banyak untuk bermain dari awal. Di sisi lain, rotasi pada bagian lini depan Cuardrado, Dybala, Mandzukic dan Higuain tetap bermain di menit awal.

Prediksi-Juventus-Vs-Torino
pasukan juventus

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Juventus:

  • Pada tanggal 15 April 2017, Pescara ditaklukan oleh tim tamu 0-2 atas Juventus.
  • Di tanggal 20 April 2017, Barcelona di tahan imbang 0-0 saat menghadapi Juventus.
  • Di depan para pendukungnya, Juventus sukses menang dengan telak 4-0 tanpa balas menjamu Genoa, di tanggal 24 April 2017.
  • Pada tanggal 29 April 2017, Atalanta bermain dengan imbang 2-2 melawan Juventus.
  • Di tanggal 4 Mei 2017, AS Monaco ditumbangkan dikandang sendiri 0-2 ketika mereka berhadapan dengan Juventus.

Dengan hasil diatas tersebut, Juventus berada di atas angin untuk bisa meraih kemenangan kembali di pertandingan akhir pekan nanti. Saat mereka akan berhadapan dengan Torino, namun tim tuan rumah tidak boleh menganggap remeh tim lawan. Yang mana mereka memiliki tekad untuk mencuri tiga poin penuh di laga ini.

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Torino:

  • Pada tanggal 2 April 2017, Torino harus menerima hasil imbang 2-2 saat menghadapi Udinese.
  • Di tanggal 9 Februari 2017, Cagliari dikalahkan dikandang sendiri 2-3 atas Torino.
  • Torino bermaind dengan imbang 1-1 melawan Crotone, di tanggal 15 April 2017.
  • Pada tanggal 23 April 2017, Chievo dipermalukan didepan pendukungnya 1-3 oleh Torino.
  • Di tanggal 30 April 2017, Torino harus imbang dikandang 1-1 atas Sampdoria.

Dari kubu torino, pemain yang tidak dapat bermain yaitu Lorenzo De Silverstri. Semua pemain lainnya akan bertempur untuk berhadapan dengan tetangga mereka sekaligus rival. Tentu saja, target Torino adalah meraih kemenangan di kandang musuh abadi mereka.

Be the First to comment. Read More
Livescore

Live Score – Hasil Crotone vs AC Milan, Berakhir Dengan Imbang 1-1

hasil-crotone-vs-milan

Dengan hasil Crotone vs AC Milan dalam lanjutan gionarta 35 kompetisi Liga Italia kemarin malam, yang berakhir dengan imbang 1-1. Tim tuan rumah yang unggul terlebih dahulu berkat gol cepat yang dicetak oleh Marcello Trota pada menit ke 8. Crotone pun gagal mengamankan tiga poin penuh mereka, setelah gol yang dicetak Gabriel Paletta di menit ke 50, sekaligus menyelamatkan Milan dari kekalahan.

Hasil kedua tim dalam pertandingan kemarin, tidak merubah posisi mereka masing-masing diklasemen Seri A. Yang mana AC Milan berada di peringkat 6 dengan mengkoleksi 59 poin. Sementara dari tim tuan rumah, Crotone tetap berada di urutan 18 yang hanya mengumpulkan 25 poin. Dengan begitu, Milan harus terus berjuang untuk bisa bermain di Liga Champions musim depan.

Meski Rossonerri masih bertahan diposisinya dalam enam besar klasemen sementar, yang berselisih 6 poin dari Atalanta yang berada di peringkat kelima.Sedangkan Crotone sedang berjuang dengan keras untuk dapat menghindari dari zona degradasi musim depan. Karena sampai gionarta ke 35 pekan ini, Crotone tidak bergerak sedikit pun dari dasar klasemen.

hasil-crotone-vs-milan
pemain milan yang sedang merayakan gol

Croten Pernah Mengalahkan Tim Besar di Italia

Meski Crotone yang saat ini berada di zona merah, mereka pun mampu mengalahkan tim besar di Italia yaitu Inter Milan dan bermain imbang melawan Fiorentina. Dan mereka pun memiliki kiper terbaik, yang mampu menyelamatkan gawang terbanyak kedua di ajang Seri A yang bernama Alex Cordaz dengan totoal 129 penyelamatan.

Hal itu tidak bisa dianggap remeh oleh Milan, meski lawannya berada di papan bawah klasemen. Sebab, bukan tidak mungkin nasib tim asuhan Vicenzo Montella akan merasakan hal yang sama dengan tim besar lainnya yang pernah ditundukkan oleh I Pitagorici. Dimana AC Milan suskes memenangkan dalam pertemuan pertama mereka di ajang Liga Italia musim ini yang mengakhiri skor 2-1.

AC-Milan-v-FC-Crotone
milan yang mendapatkan tendang bebas

Jalannya Pertandingan Crotone vs AC Milan Dibabak Pertama

Bermain dimarkas, tim asuhan Davide Nicola terus memberikan tekanan dari menit awal. Setelah bermain selama dua menit, penjaga gawang Gianluigi Donnarumma harus jatuh bangun dalam penyelamatan. Milan yang nyaris dikalahkan oleh tim tuan rumah, Crotone dalam pertandingan pekan ini. Dimana Marcello Trotta mencetak gol dengan cepat di menit ke 8.

Yang mana pertahana buruk dari tim asuhan Vicenzo Montella, membuat kiper milan harus kebobolan. Usai mendapatkan umpan lambung yang diberikan oleh Andrea Nalini, Trotta yang menang dalam perebutan bola, lalu melepaskan bola yang berjarak dekat di depan gawang lawan. Dengan gol cepat itu, membuat Crotone lebih percaya diri.

Akan tetapi, tim yanag berjuluk Rossonerri itu ingin memiliki tiket untu tampil ke ajang Eropa, terus mengacak-acak lini pertahanan tim tuan rumah yang begitu Ketat. Milan pun hanya bisa menendang kearah gawang lawan dengan tepat di menit 36. Tidak lama kemudian, Milan pun memiliki kesempatan emas setelah Suso menggocek pemain lawan di dalam kotak penalti.

Ketika bola ditendang dengan keras, kiper Crotone yang bernama Alex Cordaz terlalu siap uyntuk menghentikan bola tersebut. Tidak lama kemudian, Suso kembali melakukan ancaman kepada tim lawan. Akan tetapi, hingga babak pertama selesai, Milan pun masih tertinggal dengan skor 1-0.

Memasuki Babak Kedua Laga Crotone vs AC Milan

Memulainya babak keduanya, Crotone nyaris memberikan kejutan kembali. Pemain Milan yang sempat kehilangan bola tengah yang berakibat serangan balik. Bagusnya, kiper Milan mampu menyelamatkan tendangan yang dilepaskan oleh Trotta agar tidak membuat gol kedua bagi tim tuan rumah.

Pada menit 50, Milan berhasil menyamakan kedudukan setelah umpan lambung, Kucka yang menyundul bola kedalam kotak penalti. Yang membuat perebutan bola terjadi, dan Paletta mampu memberikan gol untuk penyeimbang bagi Milan. Dengan gol tersebut, Milan lebih agresif dalam menyerang.

Hasil pertandingan ini, kedua tim tidak memiliki perubahan di posisi mereka masing-masing dalam klasemen Liga Italia.

Be the First to comment. Read More
Hasil

Hasil Liga Italia: Inter Milan vs Napoli, 1 Mei 2017

Hasil-Inter-Milan-vs-Napoli

Hasil pertandingan dalam lanjutan kompetisi Seri A Liga Italia musim 2016/2017, pada pekan ke 34 ini. Yang mana Inter Milan vs Napoli yang mengakhiri dengan skor 0-1 dengan kemenangan oleh tim yang berjuluk Partenopei. Dalam laga tersebut berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, pada hari Senin di tanggal 1 Mei 2017.

Di pertandingan tersebut kedua tim bermain dengan ngotot, karena kedua tim sangat ingin meraih poin penuh. Meski Inter Milan bermain di kandang sendiri, mereka harus mengakui kekuatan dari tim asuhan Maurizio Sarri yang mampu memenangkan pertandingan dengan skor tipis 0-1.

Dengan kemenangan tersebut, Napoli masih bertengger di posisi ke tiga yang mengkoleksi 74 poin. Sedangkan tim tuan rumah, tetap berada di peringkat ke tujuh hanya mengumpulkan 56 poin dan berselisih 2 angka dengan rival sekotanya AC Milan. Maka dari itu, Napoli harus tampil konsisten untuk menjaga peluang mereka menyalip peringkat kedua yang ditempati AS Roma.

Hasil-Inter-Milan-vs-Napoli
hasil pertandingan inter milan vs napoli

Jalannya Laga Inter Milan Menghadapi Napoli

Di mulainya pertandingan babak pertama, yang begitu sengit. Yang mana tim tamu lebih agresif dalam penampilan di laga tersebut. Mereka pun mampu membuat ancaman ke gawang Inter Milan. Meski Nerrazurri sempat melakukan perlawanan balik, akan tetapi tidak dapat mencegah Napoli yang mengancam penjaga gawang Handonovic.

Dan jelang berakhirnya babak pertama pun, Inter harus kebobolan di menit ke 43. Dimana serangan Napoli melalui Insigne tidak dapat dihadang dengan baik oleh Nagatomo.Lalu bola pun di sambut dengan baik oleh Callejon yang berposisi bebas tanpa di kawal lawan, di sebelah kiri gawang tim asuhan Stefano Pioli. Gol itu pun menjadi penutup babak pertama.

Berlangsungnya babak kedua, Inter terus menerus memberikan serangan untuk mengejar ketinggalan mereka 0-1. Tetapi, malah Napoli sebagai tim tamu yang mendapatkan peluang emas pada menit ke 52. Sangat di sayangkan, bola harus melebar dari gawang. Dan tidak tuan rumah pun, sempat mengganti taktik dengan melakukan pergantian pemain.

Namun, tidak mampu menembus pertahanan Napoli yang begitu ketat, meski serangan yang diberikan sangat mengancam. Di menit ke 68, Martens menerobos pertahan lini kiri Inter dan memiliki peluang untuk melepaskan tendangan. Handanovic berhasil menggagalkan kesempat yang diraih oleh tim tamu.

Inter yang ingin menyamakan kedudukan, dengan memberikan tekanan kepada tim tamu. Berkat pelatih berusia 58 tahun itu berhasil menjaga keunggulan timnya dengan sangat baik, sehinggap peluit panjang berbunyi yang ditiupkan oleh wasit. Dan akhirnya Napoli berhasik meraih poin penuh bermain di Giuseppe Meazza.

Dengan Kemenangan di pekan 34 itu, Napoli berada peringkat ke tiga di klasemen Liga Italia dengan torehan 74 poin dalam 34 pertandingan. Sedangkan Inter Milan, masih menetap di posisi ke tujuh dengan raihan 56 poin.

Napoli-vs-Inter-Milan
napoli sukses meraih kemenangan dikandang inter milan

Berita Sebelumnya di Kedua Tim, Inter Milan Dengan Napoli

Pada sebelumnya Napoli bermain dengan imbang saat menghadapi Sassuolo yang berakhir dengan skor 2-2. Hasil tersebut menunjukkan masalah dalam lini pertahanan mereka yang belum ditangani sebaik mungkin. Dengan begitu, masih menjadi sebuah pekerjaan rumah yang harus di benahi.

Sementara, Napoli bermain dengan amat solid di ajang Seri A musim ini. Mereka memastikan timnya berada di peringkat ke tiga dalam klasemen Liga Italia. Namun, Partenopei pun ingin merebut peringkat kedua yang ditempati oleh AS Roma. Agar mendapatkan akses langsung ke penyisihan grup ajang Liga champions.

Inter Milan pun harus keluar dari permasalahan kesulitan mereka, fansnya pun beranggapan pelatih tim sudah berhasil membantu Nerazzurri harus merubah nasib mereka.

Be the First to comment. Read More
Berita

Barzagli: Pogba Merasa Menyesal Pergi Dari Juventus

Paul-Pogba-Manchester-United

Andrea Barzagli merasa yakin, jika Paul Pogba mungkin merasa menyesal atas keputusan yang dibuatnya untuk hengkang dari Juventus untuk bermain bersama Manchester United. Dimana pemain asal Perancis tersebut tampil dengan sangat baik, ketika dirinya masih bermain dengan mantan klubnya.

Pemain 24 tahun itu lebih memilih meninggalkan Turin untuk bermain di Old Trafford, sekaligus memecahkan rekor tansfer termahal di awal musim 2016-2017 lalu. Bermain kembali bersama Manchester United, sang pemain pun tidak dapat tampil dengan peforma terbaiknya ketika dia bermain bersama Bianconeri.

Yang mana mantan klubnya saat ini, akan bermain di babak semi final Liga Champions untuk mengahdapi AS Monaco. Dan juga akan menghadapi Lazio di final Coppa Italia, yang mana Old Lady sedang berada di jalur kemenangan untuk menjuarai keenam kalinya secara beturut-turut dalam meraih gelar juara Seri A.

Paul-Pogba-Manchester-United
pogba yang gagal mencetak gol untuk manchester united

Barzagli Komentari Pogba Untuk Juventus

Barzagli pun juga mengakui bahwa Paul Pogba tidak dapat meramalkan keberhasilan Juventus di kancah Eropa. Tetapi, senior bek itu begitu yakin untuk timnya saat ini dalam yang masuk dalam empat besar di kompetisi Liga Champions membuat pemain timnas Perancis itu merasa menyesal.

“Waktu itu, saya berbincang dengan Pogba melalui video chat. Dia pun sangat senang bahwa kami sudah berada di semi final Liga Champions dan memberikan semangat kepada kami,” Barzagli Kepada media.

“Siapa saja yang pergi dari tim ini, akan menjadi bagian dari itu. Kekuatan terbesar kami selama bertahun-tahun selalu untuk tim.”

“Di sisi lain, dia (Pogba) ingin bermain di sana.”

“Tetapi mereka membuat keputusan yang sudah anda buat. Tidak ada yang mengharapkan untuk pergi dan melihat timnya mampu berada di perempat final kompetisi Liga Champions musim depan.”

Sementara itu, Pogba sukses mengangkat Piala EFL bersama Inggris dan masih berjuang dalam perebutan Liga Europa.

paul pogba manchester united
pogba yang sedang megontrol bola atas

Barzagli: Penyesalan Pogba Meninggalkan Juventus

Bek juventus yang bernama Andrea Barzagli mengatakan bisa saja Paul Pogba merasa menyesal yang pergi di musim panas silam. Dimana Nyonya Tua saat ini memiliki kesempatan untuk meraih treble winner.

Pemain asal Perancis itu hengkang dari Juventus untuk kembali bermain bersama mantan klubnya, Manchester United. Dan gelandang tersebut telah membuat rekor transfer dalam pmbelian pemain termahal dalam sejarah.

Saat ini, pernampilan Pogba yang memperkuat Red Devils diperdebatkan karena banderolnya yang sangat luar biasa. Selain itu, Manchester United gagal bersaing dalam persaingan trofi Liga Inggris dan masih berjuang untuk dapat tempat di posisi empat besar. Meski mereka masih bermain di Liga Europa.

Sedangkan, Juventus yang telah ditinggalkan oleh pemain berusia 24 tahun itu dalam situasi terbaik. Yang mana mereka memiliki peluang besar dalam mengangkat gelar juara Scudetto untuk keenam kalinya secara berturu-turut. Dan juga melangkah ke babak final Coppa Italia, serta sukses melaju ke semi final Liga Champions.

Mantan pemain yang pernah bermain di Liga Italia bersama Juve itu, memberikan dukungan kepada mantan klubnya untuk bisa meraih ketiga ajang tersebut. Tapi, Barzagli yakin bahwa mantan rekan setimnya tidak dapat meramalkan jika Juve bakal sukses seperti sekarang ini.

“Saya sempat nonton Pogba melalui video chat. Dia benar-benar senang bahwa kami bisa mencapai semi final Liga Champions dan memberikan dukungan kepada kami,” kata Barzagli kepada media.

“Meski pemain yang telah meningglakan tim ini, akan menjadi bagian dari tim. Karena kekuatan yang terbesar bagi kami di beberapa tahun terakhir ini adalah tim. Kemungkinan dia akan merasa senang jika berada di sini.”

Be the First to comment. Read More