Tag: AC Milan

Berita

Luciano Spalletti Serba Salah Terhadap Francesco Totti

Luciano Spalletti

Luciano Spalletti selaku pelatih di AS Roma mengakui jika dirinya merasa serab salah mengenai Francesco Totti. Yang mana sang pelatih berkepala plontos itu tidak menurunkan pangeran Roma saat timnya meraih kemenangan dengan skor 4-1 kontra AC Milan.

Meksi Totti dikabarkan mengakhiri karir sepakbola profesionalnya di akhir musim ini. Dimana dirinya hanya bermain sebanayak 15 pertandingan di kompetisi Seri A sejauh ini. Dan pelatih tim pun, terus menerus di berikan pertanyaan mengenai sang kapten di klub pada musim ini. Yang mana kemungkinan terbesar adalah di musim ini akan menjadi musim terakhir dari pemain yang sudah menginjal 40 tahun untuk membela Roma.

Luciano Spalletti
spaletti terlihat kecewa

Supporter Milan Membentangkan Spanduk Untuk Totti

Dalam laga AC Milan vs AS Roma yang berlangsung di San Siro kemarin. Terlihat di tribun pendukung Rossonerri membentangkan spanduk yang bertuliskan salam perpisahan untuk Totti. Akan tetapi, Spaletti memilih untuk meurunkan Stephan El Shaarawy di babak kedua yang membuat gol ketiga untuk Roma di pertandingan tersebut.

Sang pelatih pun mendapatkan pertanyaan mengenai keputusannya, yang mana Spalletti sebelumnya pernah menjadi pelatih Roma di tahun 2005 sampai 2009 itu merasa kecewa. Kontrak pelatih berusia 58 tahun itu akan berakhir di bulan Juni nanti dan kemungkinan dirinya bakal kembali hengkang di klub tersebut.

“Hal ini membuat saya benar-benar merasa kecewa. Jika saya dapat kembali ke masa lalu, mungkin saya tidak ingin berada di Roma lagi,” ucap Spaletti kepada media.

“Kami selalu berdiskusi untuk berbicarakan hal yang sama. Tim ini memang layak untuk diberikan pujian. Namun kami selalu berbicarakan semua ini dan jika saya menurunkan dia (Totti) untuk bermain lima menit saja. Saya merasa tidak menghormati legenda, tapi kalau saya membiarkan dirinya bermain pun saya dianggap salah.”

“Dengan begitu, malam ini kami mampu memenangkan enam laga tandang secara berturut-turut. Kami bisa melakukan hal yang terbaik, mungkin kami tidak sering bermain dengan peforma baik, namun statistik itu dapat membuktikannya.”

Dengan empat gol yang dibuat oleh tim ibukota, yang mana masing-masing gol itu di cetak oleh Edin Dzeko dua gol pada babak pertama. Dengan tambahan gol dari El Shaarawy dan Daniele De Rossi membuat Roma masih menetap di peringkat kedua klasemen Seri A. Untuk pertandingan berikutnya, mereka akan berhadapan dengan tim yang berada di puncak klasemen, Juventus pada hari Senin.

Kalau Roma di laga nanti mampu meraih kemenangan saat menghadapi Bianconeri, maka selisih angka menjadi empat poin dengan tersisa dua pertandingan, Namun, jika Francesco Totti Cs mengalami kekalahan, dengan begitu Juventus akan mengadakan perayaan di Olimpico sekaligus menjadi Scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun.

Spalletti Selalu Mendapatkan Pertanyaan Mengenai Totti

Luciano Spalletti merasa kecewa dengan mendapatkan pertanyaan masalah keputusannya mengenai Francesco Totti. Pelatih AS Roma tersebut mengatakan jika dirinya begitu menyesal yang kembali ke tim ibukota Italia.

Pelatih berkepala plontos itu membawa Giallorossi meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 yang berkunjung ke markas AC Milan. Hasil yang diraih oleh tim asuhan Spalletti di laga kemarin, sangatlah penting karena di pekan lalu mereka dikalahkan 1-3 dalam laga derby melawan Lazio.

Meski begitu, Spalletti merasa kesal dengan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang meyangkut dengan Totti. Yang terdengar bahwa sang pemain akan pensiun akhir musim ini. Dimana setelah pertandingan tersebut, sang pelatih pun dihujani pertanyaan tentang Totti di dalam sebuah wawancara.

Be the First to comment. Read More
Hasil

Hasil AC Milan vs AS Roma: Serigala Mengamuk 1-4

AC-Milan-vs-AS-Roma

Di pertandingan Senin dini hari, pada tanggal 8 Mei 2017, berlangsungnya laga antara AC Milan berhadapan dengan AS Roma. Milan selaku tim tuan rumah telah dipermalukan didepan para pendukungnnya, dengan kekalahan telak saat menjamu Roma di Stadion San Siro. Yang mana hasil laga tersebut dengan skor 1-4.

Berlangsung pertandingan ini, Milan yang sudah tertinggal terlebih dahulu oleh tim tamu. Pada menit ke 8, Edin Dzeko sukses membuat gol pembuka bagi Roma. Dan striker kebangsaan Bosnia itu kembali merubah kedudukan di menit 28.

Memulai babak kedua, Milan pun berhasil memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit 76. Akan tetapi, harapan untuk mengejar ketertingglan itu tidak bertahan dengan lama. Dimana dua menit kemudian, Stepham El Shaarawy menambahkan skor 1-3.

Bek Milan, Gabriel Paletta diberikan kartu merah oleh wasit, sehingga Roma mendapatkan sebuah hadiah penalti di menit 87. Daniele De Rossi yang menjadi algojo untuk mengeksekusi tendangan mati tersebut, sukses membobol gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma. Hingga laga selesai, menutup skor 1-4 yang dimenagkan oleh tim tamu, AS Roma.

AC-Milan-vs-AS-Roma
de rossi yang sedang menghentikam serangan milan

Dimulainya Laga Babak Pertama AC Milan vs AS Roma:

AC Milan selaku tim tuan rumah, di menit awal terus menerus memberikan tekanan kepada AS Roma. Tetapi, mereka harus kebobolan terlebih dahulu melalui serangan balik dari Il Luppi yang sangat tajam dalam hal menyerang. Bermula dari Mohamed Salah yang mendapatkan bola dari sisi kanan. Lalu memberikan umpannya kedapa Dzeko, tidak lama kemudian dilepaskan tendang keras ke pojok kanan atas gawang.

Tidak lama kemudian, Roma memiliki peluang kembali mencetak gol. Sangat disayangkan, tendangan yang dilepaskan oleh Salah yang berada diposisi kanan usai serangan balik, bola jauh dari mistar gawang. 15 menit berlangsung, Milan menguasai bola di laga tersebut yang memberikan ancaman yang mengejutkan tim lawan. Memanfaatkan salah umpat dari De Rossi, lalu Gerard Deulofeu menerobos kejantung pertahanan Roma.

Tendangan yang dilepaskan oleh Deulofeu, bola berada di samping sisi kanan gawang Wojciech Szczesny. Dan nyaris saja, dimenit ke 17 gawang yang dijaga  Donnarumma kebobolan. Beruntungnya, kiper Milan tersebut bisa menghadang tendangan yang dilepaskan oleh Diego Perotti yang kemudian membentur tiang gawang. Milan yang terus menerus diserang Roma, di menit 28 mereka pun harus kebobolan lagi.

Yang mana gol itu terjadi, melalui sundulan dari kepala Dzeko. Milan pun harus tertinggal 0-2 dan terus berusaha untuk menembus pertahanan Roma. Demi memperkecil ketinggaln mereka, yang terus memberikan tekanan, selalu dihentikan di lini pertahanan Roma. Jelang berakhirnya babak pertama, tim tamu nyaris mencetak gol kembali.

niang dan totti
totti yang sedang melihat niang marah

Babak Kedua, Milan Mencoba Memperkecil Skor Menghadapi Roma:

Tidak membuahkan hasil gol di babak pertama, sang pelatih merubah formasi di skuatnya di awal babak kedua. Yang mana Andrea Bertolacci dimainkan untuk menggantikan posisi Mati Fenandez. Namun perubahan tersebut di memberikan pengaruh banyak. Bahkan AS Roma terus memberikan ancaman yang begitu bahaya ke gawang Milan

Pada akhirnya Milan memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak Mario Pasalic di menit 76. Gol itu pun terjadi lewat tendangan sudut, yang disambut oleh pemain yang dipinjamkan ileh Chelsea itu merobek gawang Szczesny dengan sundulannya. Dengan begitu, harapan Milan haru pupus di tengah jalan untuk menyamakan kedudukan.

Roma kembali mencetak gol berkat El Shaaraway di menit 78. Yang mana pemain yang sempat membela Milan itu memasukkan bola ke gawang Donnarumma, yang melanjutkan sundulan dari Dzeko dalam kotak penalti. Dengan diberikan kartu merah kepada Paletta yang melanggar Salah di kotak penalti. De Rossi sukses membobol gawang Milan berkat tendang penalti yang merubah skor menjadi 1-4.

Be the First to comment. Read More
Livescore

Live Score – Hasil Crotone vs AC Milan, Berakhir Dengan Imbang 1-1

hasil-crotone-vs-milan

Dengan hasil Crotone vs AC Milan dalam lanjutan gionarta 35 kompetisi Liga Italia kemarin malam, yang berakhir dengan imbang 1-1. Tim tuan rumah yang unggul terlebih dahulu berkat gol cepat yang dicetak oleh Marcello Trota pada menit ke 8. Crotone pun gagal mengamankan tiga poin penuh mereka, setelah gol yang dicetak Gabriel Paletta di menit ke 50, sekaligus menyelamatkan Milan dari kekalahan.

Hasil kedua tim dalam pertandingan kemarin, tidak merubah posisi mereka masing-masing diklasemen Seri A. Yang mana AC Milan berada di peringkat 6 dengan mengkoleksi 59 poin. Sementara dari tim tuan rumah, Crotone tetap berada di urutan 18 yang hanya mengumpulkan 25 poin. Dengan begitu, Milan harus terus berjuang untuk bisa bermain di Liga Champions musim depan.

Meski Rossonerri masih bertahan diposisinya dalam enam besar klasemen sementar, yang berselisih 6 poin dari Atalanta yang berada di peringkat kelima.Sedangkan Crotone sedang berjuang dengan keras untuk dapat menghindari dari zona degradasi musim depan. Karena sampai gionarta ke 35 pekan ini, Crotone tidak bergerak sedikit pun dari dasar klasemen.

hasil-crotone-vs-milan
pemain milan yang sedang merayakan gol

Croten Pernah Mengalahkan Tim Besar di Italia

Meski Crotone yang saat ini berada di zona merah, mereka pun mampu mengalahkan tim besar di Italia yaitu Inter Milan dan bermain imbang melawan Fiorentina. Dan mereka pun memiliki kiper terbaik, yang mampu menyelamatkan gawang terbanyak kedua di ajang Seri A yang bernama Alex Cordaz dengan totoal 129 penyelamatan.

Hal itu tidak bisa dianggap remeh oleh Milan, meski lawannya berada di papan bawah klasemen. Sebab, bukan tidak mungkin nasib tim asuhan Vicenzo Montella akan merasakan hal yang sama dengan tim besar lainnya yang pernah ditundukkan oleh I Pitagorici. Dimana AC Milan suskes memenangkan dalam pertemuan pertama mereka di ajang Liga Italia musim ini yang mengakhiri skor 2-1.

AC-Milan-v-FC-Crotone
milan yang mendapatkan tendang bebas

Jalannya Pertandingan Crotone vs AC Milan Dibabak Pertama

Bermain dimarkas, tim asuhan Davide Nicola terus memberikan tekanan dari menit awal. Setelah bermain selama dua menit, penjaga gawang Gianluigi Donnarumma harus jatuh bangun dalam penyelamatan. Milan yang nyaris dikalahkan oleh tim tuan rumah, Crotone dalam pertandingan pekan ini. Dimana Marcello Trotta mencetak gol dengan cepat di menit ke 8.

Yang mana pertahana buruk dari tim asuhan Vicenzo Montella, membuat kiper milan harus kebobolan. Usai mendapatkan umpan lambung yang diberikan oleh Andrea Nalini, Trotta yang menang dalam perebutan bola, lalu melepaskan bola yang berjarak dekat di depan gawang lawan. Dengan gol cepat itu, membuat Crotone lebih percaya diri.

Akan tetapi, tim yanag berjuluk Rossonerri itu ingin memiliki tiket untu tampil ke ajang Eropa, terus mengacak-acak lini pertahanan tim tuan rumah yang begitu Ketat. Milan pun hanya bisa menendang kearah gawang lawan dengan tepat di menit 36. Tidak lama kemudian, Milan pun memiliki kesempatan emas setelah Suso menggocek pemain lawan di dalam kotak penalti.

Ketika bola ditendang dengan keras, kiper Crotone yang bernama Alex Cordaz terlalu siap uyntuk menghentikan bola tersebut. Tidak lama kemudian, Suso kembali melakukan ancaman kepada tim lawan. Akan tetapi, hingga babak pertama selesai, Milan pun masih tertinggal dengan skor 1-0.

Memasuki Babak Kedua Laga Crotone vs AC Milan

Memulainya babak keduanya, Crotone nyaris memberikan kejutan kembali. Pemain Milan yang sempat kehilangan bola tengah yang berakibat serangan balik. Bagusnya, kiper Milan mampu menyelamatkan tendangan yang dilepaskan oleh Trotta agar tidak membuat gol kedua bagi tim tuan rumah.

Pada menit 50, Milan berhasil menyamakan kedudukan setelah umpan lambung, Kucka yang menyundul bola kedalam kotak penalti. Yang membuat perebutan bola terjadi, dan Paletta mampu memberikan gol untuk penyeimbang bagi Milan. Dengan gol tersebut, Milan lebih agresif dalam menyerang.

Hasil pertandingan ini, kedua tim tidak memiliki perubahan di posisi mereka masing-masing dalam klasemen Liga Italia.

Be the First to comment. Read More