Tag: AS Roma

Berita

Kekalahan di Olimpico, Allegri Berharap Timnya Tetap Fokus

massimiliano allegri - juventus

Massimiliano Allegri selaku pelatih di Juventus, meminta kepada para pemainnya agar dapat berkonsentrasi di pertandingan berikutnya usai dikalahkan 1-3 oleh AS Roma, lanjutan Serie A di Stadion Olimpico. Dan sang pelatih itu sendiri sangat berharap Bianconeri segera bangkit atas kekalahan di akhir pekan lalu.

Dalam pertandingan Minggu kemarin, Juventus terlebih dahulu unggul melalui gol yang dicetak oleh Mario Lemina di menit ke 21. Kemudian tim tuan rumah, AS Roma langsung membalasnya berkat Daniele De Rossi di menit ke 25, ditambahkan oleh Stephan El Shaarawy di menit ke 56, serta gol dari Radja Nainggolan di menit ke 65 memastikan kemenangan Giallorossi.

Dengan hasil kekalahan yang diperoleh oleh Juventus, tidak merubah posisi mereka di puncak klasemen Liga Italia. Dimana mereka dalam 36 pertandingan sudah mengkoleksi 85 poin. Tim asuhan Massimiliano Allegri pun saat ini berjarak empat angka dari pasukan Luciano Spalletti yang berada di peringkat kedua di klasemen.

Hasil itu membuat Juventus tidak meraih menang untuk ketiga kalinya di ajang Liga Italia, sebelum mereka dikalahkan Roma. Pada pekan lalu Nyonya Tua yang bermian dengan imbang 2-2 berhadapan dengan Atalanta dan ditahan imbang 1-1 melawan Torino.

massimiliano allegri - juventus
massimiliano allegri yang merasa puas atas kinerja timnya

Ungkapan Allegri Mengenai Laga Kontra AS Roma Pekan Lalu

“Di awal babak pertama, kami bermain dengan sangat bagus. Kedua tim pun saling memberikan tekanan tinggi dan begitu agresif. Berlangsungnya babak kedua, kami kecurian saat serangan balik yang berawal dari tendangan bebas untuk kami,” kata Allegri kepada media.

“Saya melihat sendiri, kami kecolongan dan berpikir mampu meraih kemenangan di pertandingan itu. Hasil imbang saat melawan Atalanta dan Torino, dan juga kekalahan atas AS Roma, begitu jelas bahwa kami kurang konsentrasi. Sehingga kekalahan di pekan lalu membuat kami seperti tertampar dan haru bangkit jelang final Coppa Italia saat berhadapan dengan Lazio,” tambahnya.

Leonardo Bonucci pun memiliki pendapat yang sama, dimana pemain berumur 30 tahun itu memberikan tanggapan jika Juventus tidak pantas untuk dikalahkan oleh AS Roma.

“Ini merupakan sebuah pertandingan yang dapat memberikan motivasi yang lebih, jelang final Coppa Italia nanti. Kekalahan dari AS Roma kemarin itu merupakan masalah mental. Di babak kedua kami tampil dengan buruk dan harus menerima hasil yang buruk,” ucap Bonucci kepada media setempat.

“Untuk saat ini saya ingin berkonsentrasi untuk bisa meraih tiga gelar sekaligus bersama Juventus. Ini merupakan target yang sangat penting bagi kami. Maka dari itu, kami harus mengeluarkan kemampuan kami untuk bisa meriah semua itu,” tambahnya.

Di partai final Coppa Italia 2016-2017, Juventus akan kembali ke Stadio Olimpico yang akan menjalankan perandingan menghadapi Lazio pada hari Rabu. Bianconeri harus mampu meriah kemenangan dalam laga tersebut, jika mereka ingin mewujudkan tiga gelar di musim ini.

massimiliano-allegri
Allegri yang terlihat berada di lapangan

Allegri Berbicara Mengenai Scudetto dan Ingin Juara Tiga Gelar Bersama Juventus

Massimiliano Allegri mengatakan tentang peluang timnya untuk menjuarai Sucdetto dan memenangkan tiga gelar sekaligus di musim ini. Dimana pada laga kontra AS Roma, tim juara bertahan itu memiliki peluang untuk memastikan gelar Serie A di gionarta ke 36 yang berlangsung di Stadion Olimpico. Untuk bisa meraih gelar juara Liga Italia musim 2016-2017, Juve hanya butuh hasil seri.

Meski kalah di pertandingan kemarin di kandang Roma, Old Lady masih tetap unggul poin di klasemen. Dan memiliki kesempatan untuk memastikan timnya meraih menang saat menghadapi tim papan bawah yaitu Crotone di tanggal 21 Mei 2017 nanti.

Sebelum itu, mereka harus berhadapan dengan Lazio di final Coppa Italia menghadapi Lazio. Serta sukses melangkah ke babak final Liga Champions, yang mana mereka akan berhadapan dengan tim raksasa Spanyol, Real Madrid. Maka dari itu demi mewujudkan mimpinya, Juventus harus mampu meraih kemenangan di tiap pertandingan yang mereka jalani.

Be the First to comment. Read More
Hasil

Hasil Liga Italia: AS Roma vs Juventus, Berakhir Skor 3-1

hasil as roma vs juventus

Dalam perebutan gelar scudetto Seri A musim 2016-2017 yang kian memanas, usai pertandingan tadi malam AS Roma berhasil meraih kemenangnan dengan rivalnya yang memimpin pemuncak klasemen. Juventus yang berkunjung ke Stadio Olympico, harus mengakui kekalahan yang mengakhiri skor 3-1 di gionarta ke 36.

Sebelumnya, di pertandingan semalam, Roma sempat terlebih dahulu tertinggal melalui gol yang ditecak oleh Mario Lemina. Tetapi Il Luppi yang bermain di depan para pendukungnya, langsung bangkit dan mampu membuat tigal gol ke gawang Gianluigi Buffon. Yang mana gol itu tercipta dari Daniele De Rossi, Stephan El Shaarawy dan Radja Naingloan.

hasil as roma vs juventus
hasil as roma vs juventus

Jalannnya Pertandingan Babak Pertama AS Roma vs Juventus

Bermain dikandang sendiri, tim ibukota Italia, AS Roma langsung memberikan serangan pada awal babak pertama. Namun, beberapa peluang yang tercipta didapat memberikan hasil yang manis. Dan Juventus pun melakukan counter attack, namun tidak satupun gol tercipta dari pasukan Massimiliano Allegri dalam beberapa kesempatan di laga tersebut.

Tim asuhan Luciano Spalletti harus kecurian gol dari Mario Lemina, yang membuat mereka harus tertinggal terlebih dahulu di menit ke 21. Dimana gol itu tercipta, berawal umpang jauh yang diberikan Stefano Sturaro, lalu Gonzalo Higuain menyundulnya dalam membuat peluang untuk Lemina yang mengeksekusinya. Sehinggal bola pun bersarang ke gawang Wojeciech Szczesny.

Bianconeri yang unggul lebih dulu, tidak dapat bertahan lama hanya empat menit saja Giallorossi menyamakan kedudukan. Yang mana bola yang disundul oleh Antonio Rudiger, namun bola tersebut mampu di blok oleh kapten Juventus, Buffon. Lalu Daniele De Rossi memanfaatkan bola rebound dan kembali di blok oleh penjaga gawang. Dalam kesempatan kedua, pada akhirnya bola masuk dan kedudukan pun sama 1-1.

Roma menguasai permainan dalam pertandingan semalam. Akan tetapi, lini pertahanan Juventus begitu kuat dan sulit untuk di tembus. Dengan hasil skor 1-1 pun masih bertahan sampai peluit panjang dibunyikan, yang menandakan babak pertama usai.

Radja Nainggolan - Gianluigi Buffon
radja nainggolan usai mencetak gol

Dimulainya Babak Kedua AS Roma vs Juventus, 15 Mei 2017

Keluarnya dari kamar ganti, permainan Roma pun semakin menekan dan tidak memberikan kelonggaran untuk tim tamunya Juventus. Di menit 56, hasil yang di dapat oleh besutan Spalletti berhasil mengembalikan keadaan yang mana gol yang tercipta oleh El Shaarawy membuat skor berubah menjadi 2-1. Pada mulanya, Radja Nainggolan memberikan umpan terobosan.

El Shaarawy pun yang mausk ke jantung pertahanan Juventus, sebelum dirinya melapaskan tendangannya, sedikit menyentuh pemain Juve dan bola mengarah ke tiang jauh. Dimana Buffon tidak mampu menjangkaunya. Dengan gol kedua tersebut, Roma pun semakin percaya diri untuk menekan lawannya. Dan tidak memberikan kesempatan untuk Juve bermain di tengah lapangan.

Dan hasilnya pun begitu fantastis, dimana gol ketiga mereka tercipta pada menit ke 65. Mohamed Salah yang memberikan assist kepada Nainggolan yang lolos dari jebakan offiside. Kemudian bola pun ditendang dengan sangat keras dari kaki kanannya yang tidak mampu diblok oleh Buffon, membuat bola bersarang ke gawangnya. Yang mana skor pun diungguli oleh tim tuan rumah 3-1.

Juventus yang tidak ingin mempertahankan gelarnya dalam persaingan gelar Seri A musim ini. Terus menerus mencoba untuk mengejar ketertinggalan mereka, yang memberikan tekanan kepada tim tuan rumah. Sangat disayangkan, peluang emas yang didapatkan oleh Leonardo Bonucci dan juga Higuain tidak meraih satu gol pun. Dengan hasil skor 3-1 yang dimenangkan oleh Roma pun mengakhiri pertandingan ini.

Meski kemenangan di laga ini, Roma masih tetap di posisi kedua di klasemen Liga Italia. Yang mana sempat diambil alih oleh Napoli, sekaligus memangkas jarak dengan Juventus menjadikan selisih empat angka. Dimana masih dua pertandingan yang tersisa di Seri A musim ini.

Be the First to comment. Read More
Berita

Luciano Spalletti Serba Salah Terhadap Francesco Totti

Luciano Spalletti

Luciano Spalletti selaku pelatih di AS Roma mengakui jika dirinya merasa serab salah mengenai Francesco Totti. Yang mana sang pelatih berkepala plontos itu tidak menurunkan pangeran Roma saat timnya meraih kemenangan dengan skor 4-1 kontra AC Milan.

Meksi Totti dikabarkan mengakhiri karir sepakbola profesionalnya di akhir musim ini. Dimana dirinya hanya bermain sebanayak 15 pertandingan di kompetisi Seri A sejauh ini. Dan pelatih tim pun, terus menerus di berikan pertanyaan mengenai sang kapten di klub pada musim ini. Yang mana kemungkinan terbesar adalah di musim ini akan menjadi musim terakhir dari pemain yang sudah menginjal 40 tahun untuk membela Roma.

Luciano Spalletti
spaletti terlihat kecewa

Supporter Milan Membentangkan Spanduk Untuk Totti

Dalam laga AC Milan vs AS Roma yang berlangsung di San Siro kemarin. Terlihat di tribun pendukung Rossonerri membentangkan spanduk yang bertuliskan salam perpisahan untuk Totti. Akan tetapi, Spaletti memilih untuk meurunkan Stephan El Shaarawy di babak kedua yang membuat gol ketiga untuk Roma di pertandingan tersebut.

Sang pelatih pun mendapatkan pertanyaan mengenai keputusannya, yang mana Spalletti sebelumnya pernah menjadi pelatih Roma di tahun 2005 sampai 2009 itu merasa kecewa. Kontrak pelatih berusia 58 tahun itu akan berakhir di bulan Juni nanti dan kemungkinan dirinya bakal kembali hengkang di klub tersebut.

“Hal ini membuat saya benar-benar merasa kecewa. Jika saya dapat kembali ke masa lalu, mungkin saya tidak ingin berada di Roma lagi,” ucap Spaletti kepada media.

“Kami selalu berdiskusi untuk berbicarakan hal yang sama. Tim ini memang layak untuk diberikan pujian. Namun kami selalu berbicarakan semua ini dan jika saya menurunkan dia (Totti) untuk bermain lima menit saja. Saya merasa tidak menghormati legenda, tapi kalau saya membiarkan dirinya bermain pun saya dianggap salah.”

“Dengan begitu, malam ini kami mampu memenangkan enam laga tandang secara berturut-turut. Kami bisa melakukan hal yang terbaik, mungkin kami tidak sering bermain dengan peforma baik, namun statistik itu dapat membuktikannya.”

Dengan empat gol yang dibuat oleh tim ibukota, yang mana masing-masing gol itu di cetak oleh Edin Dzeko dua gol pada babak pertama. Dengan tambahan gol dari El Shaarawy dan Daniele De Rossi membuat Roma masih menetap di peringkat kedua klasemen Seri A. Untuk pertandingan berikutnya, mereka akan berhadapan dengan tim yang berada di puncak klasemen, Juventus pada hari Senin.

Kalau Roma di laga nanti mampu meraih kemenangan saat menghadapi Bianconeri, maka selisih angka menjadi empat poin dengan tersisa dua pertandingan, Namun, jika Francesco Totti Cs mengalami kekalahan, dengan begitu Juventus akan mengadakan perayaan di Olimpico sekaligus menjadi Scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun.

Spalletti Selalu Mendapatkan Pertanyaan Mengenai Totti

Luciano Spalletti merasa kecewa dengan mendapatkan pertanyaan masalah keputusannya mengenai Francesco Totti. Pelatih AS Roma tersebut mengatakan jika dirinya begitu menyesal yang kembali ke tim ibukota Italia.

Pelatih berkepala plontos itu membawa Giallorossi meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 yang berkunjung ke markas AC Milan. Hasil yang diraih oleh tim asuhan Spalletti di laga kemarin, sangatlah penting karena di pekan lalu mereka dikalahkan 1-3 dalam laga derby melawan Lazio.

Meski begitu, Spalletti merasa kesal dengan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang meyangkut dengan Totti. Yang terdengar bahwa sang pemain akan pensiun akhir musim ini. Dimana setelah pertandingan tersebut, sang pelatih pun dihujani pertanyaan tentang Totti di dalam sebuah wawancara.

Be the First to comment. Read More
Hasil

Hasil AC Milan vs AS Roma: Serigala Mengamuk 1-4

AC-Milan-vs-AS-Roma

Di pertandingan Senin dini hari, pada tanggal 8 Mei 2017, berlangsungnya laga antara AC Milan berhadapan dengan AS Roma. Milan selaku tim tuan rumah telah dipermalukan didepan para pendukungnnya, dengan kekalahan telak saat menjamu Roma di Stadion San Siro. Yang mana hasil laga tersebut dengan skor 1-4.

Berlangsung pertandingan ini, Milan yang sudah tertinggal terlebih dahulu oleh tim tamu. Pada menit ke 8, Edin Dzeko sukses membuat gol pembuka bagi Roma. Dan striker kebangsaan Bosnia itu kembali merubah kedudukan di menit 28.

Memulai babak kedua, Milan pun berhasil memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit 76. Akan tetapi, harapan untuk mengejar ketertingglan itu tidak bertahan dengan lama. Dimana dua menit kemudian, Stepham El Shaarawy menambahkan skor 1-3.

Bek Milan, Gabriel Paletta diberikan kartu merah oleh wasit, sehingga Roma mendapatkan sebuah hadiah penalti di menit 87. Daniele De Rossi yang menjadi algojo untuk mengeksekusi tendangan mati tersebut, sukses membobol gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma. Hingga laga selesai, menutup skor 1-4 yang dimenagkan oleh tim tamu, AS Roma.

AC-Milan-vs-AS-Roma
de rossi yang sedang menghentikam serangan milan

Dimulainya Laga Babak Pertama AC Milan vs AS Roma:

AC Milan selaku tim tuan rumah, di menit awal terus menerus memberikan tekanan kepada AS Roma. Tetapi, mereka harus kebobolan terlebih dahulu melalui serangan balik dari Il Luppi yang sangat tajam dalam hal menyerang. Bermula dari Mohamed Salah yang mendapatkan bola dari sisi kanan. Lalu memberikan umpannya kedapa Dzeko, tidak lama kemudian dilepaskan tendang keras ke pojok kanan atas gawang.

Tidak lama kemudian, Roma memiliki peluang kembali mencetak gol. Sangat disayangkan, tendangan yang dilepaskan oleh Salah yang berada diposisi kanan usai serangan balik, bola jauh dari mistar gawang. 15 menit berlangsung, Milan menguasai bola di laga tersebut yang memberikan ancaman yang mengejutkan tim lawan. Memanfaatkan salah umpat dari De Rossi, lalu Gerard Deulofeu menerobos kejantung pertahanan Roma.

Tendangan yang dilepaskan oleh Deulofeu, bola berada di samping sisi kanan gawang Wojciech Szczesny. Dan nyaris saja, dimenit ke 17 gawang yang dijaga  Donnarumma kebobolan. Beruntungnya, kiper Milan tersebut bisa menghadang tendangan yang dilepaskan oleh Diego Perotti yang kemudian membentur tiang gawang. Milan yang terus menerus diserang Roma, di menit 28 mereka pun harus kebobolan lagi.

Yang mana gol itu terjadi, melalui sundulan dari kepala Dzeko. Milan pun harus tertinggal 0-2 dan terus berusaha untuk menembus pertahanan Roma. Demi memperkecil ketinggaln mereka, yang terus memberikan tekanan, selalu dihentikan di lini pertahanan Roma. Jelang berakhirnya babak pertama, tim tamu nyaris mencetak gol kembali.

niang dan totti
totti yang sedang melihat niang marah

Babak Kedua, Milan Mencoba Memperkecil Skor Menghadapi Roma:

Tidak membuahkan hasil gol di babak pertama, sang pelatih merubah formasi di skuatnya di awal babak kedua. Yang mana Andrea Bertolacci dimainkan untuk menggantikan posisi Mati Fenandez. Namun perubahan tersebut di memberikan pengaruh banyak. Bahkan AS Roma terus memberikan ancaman yang begitu bahaya ke gawang Milan

Pada akhirnya Milan memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak Mario Pasalic di menit 76. Gol itu pun terjadi lewat tendangan sudut, yang disambut oleh pemain yang dipinjamkan ileh Chelsea itu merobek gawang Szczesny dengan sundulannya. Dengan begitu, harapan Milan haru pupus di tengah jalan untuk menyamakan kedudukan.

Roma kembali mencetak gol berkat El Shaaraway di menit 78. Yang mana pemain yang sempat membela Milan itu memasukkan bola ke gawang Donnarumma, yang melanjutkan sundulan dari Dzeko dalam kotak penalti. Dengan diberikan kartu merah kepada Paletta yang melanggar Salah di kotak penalti. De Rossi sukses membobol gawang Milan berkat tendang penalti yang merubah skor menjadi 1-4.

Be the First to comment. Read More