Tag: Scudetto

Hasil

Hasil Liga Italia: AS Roma vs Juventus, Berakhir Skor 3-1

hasil as roma vs juventus

Dalam perebutan gelar scudetto Seri A musim 2016-2017 yang kian memanas, usai pertandingan tadi malam AS Roma berhasil meraih kemenangnan dengan rivalnya yang memimpin pemuncak klasemen. Juventus yang berkunjung ke Stadio Olympico, harus mengakui kekalahan yang mengakhiri skor 3-1 di gionarta ke 36.

Sebelumnya, di pertandingan semalam, Roma sempat terlebih dahulu tertinggal melalui gol yang ditecak oleh Mario Lemina. Tetapi Il Luppi yang bermain di depan para pendukungnya, langsung bangkit dan mampu membuat tigal gol ke gawang Gianluigi Buffon. Yang mana gol itu tercipta dari Daniele De Rossi, Stephan El Shaarawy dan Radja Naingloan.

hasil as roma vs juventus
hasil as roma vs juventus

Jalannnya Pertandingan Babak Pertama AS Roma vs Juventus

Bermain dikandang sendiri, tim ibukota Italia, AS Roma langsung memberikan serangan pada awal babak pertama. Namun, beberapa peluang yang tercipta didapat memberikan hasil yang manis. Dan Juventus pun melakukan counter attack, namun tidak satupun gol tercipta dari pasukan Massimiliano Allegri dalam beberapa kesempatan di laga tersebut.

Tim asuhan Luciano Spalletti harus kecurian gol dari Mario Lemina, yang membuat mereka harus tertinggal terlebih dahulu di menit ke 21. Dimana gol itu tercipta, berawal umpang jauh yang diberikan Stefano Sturaro, lalu Gonzalo Higuain menyundulnya dalam membuat peluang untuk Lemina yang mengeksekusinya. Sehinggal bola pun bersarang ke gawang Wojeciech Szczesny.

Bianconeri yang unggul lebih dulu, tidak dapat bertahan lama hanya empat menit saja Giallorossi menyamakan kedudukan. Yang mana bola yang disundul oleh Antonio Rudiger, namun bola tersebut mampu di blok oleh kapten Juventus, Buffon. Lalu Daniele De Rossi memanfaatkan bola rebound dan kembali di blok oleh penjaga gawang. Dalam kesempatan kedua, pada akhirnya bola masuk dan kedudukan pun sama 1-1.

Roma menguasai permainan dalam pertandingan semalam. Akan tetapi, lini pertahanan Juventus begitu kuat dan sulit untuk di tembus. Dengan hasil skor 1-1 pun masih bertahan sampai peluit panjang dibunyikan, yang menandakan babak pertama usai.

Radja Nainggolan - Gianluigi Buffon
radja nainggolan usai mencetak gol

Dimulainya Babak Kedua AS Roma vs Juventus, 15 Mei 2017

Keluarnya dari kamar ganti, permainan Roma pun semakin menekan dan tidak memberikan kelonggaran untuk tim tamunya Juventus. Di menit 56, hasil yang di dapat oleh besutan Spalletti berhasil mengembalikan keadaan yang mana gol yang tercipta oleh El Shaarawy membuat skor berubah menjadi 2-1. Pada mulanya, Radja Nainggolan memberikan umpan terobosan.

El Shaarawy pun yang mausk ke jantung pertahanan Juventus, sebelum dirinya melapaskan tendangannya, sedikit menyentuh pemain Juve dan bola mengarah ke tiang jauh. Dimana Buffon tidak mampu menjangkaunya. Dengan gol kedua tersebut, Roma pun semakin percaya diri untuk menekan lawannya. Dan tidak memberikan kesempatan untuk Juve bermain di tengah lapangan.

Dan hasilnya pun begitu fantastis, dimana gol ketiga mereka tercipta pada menit ke 65. Mohamed Salah yang memberikan assist kepada Nainggolan yang lolos dari jebakan offiside. Kemudian bola pun ditendang dengan sangat keras dari kaki kanannya yang tidak mampu diblok oleh Buffon, membuat bola bersarang ke gawangnya. Yang mana skor pun diungguli oleh tim tuan rumah 3-1.

Juventus yang tidak ingin mempertahankan gelarnya dalam persaingan gelar Seri A musim ini. Terus menerus mencoba untuk mengejar ketertinggalan mereka, yang memberikan tekanan kepada tim tuan rumah. Sangat disayangkan, peluang emas yang didapatkan oleh Leonardo Bonucci dan juga Higuain tidak meraih satu gol pun. Dengan hasil skor 3-1 yang dimenangkan oleh Roma pun mengakhiri pertandingan ini.

Meski kemenangan di laga ini, Roma masih tetap di posisi kedua di klasemen Liga Italia. Yang mana sempat diambil alih oleh Napoli, sekaligus memangkas jarak dengan Juventus menjadikan selisih empat angka. Dimana masih dua pertandingan yang tersisa di Seri A musim ini.

Be the First to comment. Read More
Berita

Luciano Spalletti Serba Salah Terhadap Francesco Totti

Luciano Spalletti

Luciano Spalletti selaku pelatih di AS Roma mengakui jika dirinya merasa serab salah mengenai Francesco Totti. Yang mana sang pelatih berkepala plontos itu tidak menurunkan pangeran Roma saat timnya meraih kemenangan dengan skor 4-1 kontra AC Milan.

Meksi Totti dikabarkan mengakhiri karir sepakbola profesionalnya di akhir musim ini. Dimana dirinya hanya bermain sebanayak 15 pertandingan di kompetisi Seri A sejauh ini. Dan pelatih tim pun, terus menerus di berikan pertanyaan mengenai sang kapten di klub pada musim ini. Yang mana kemungkinan terbesar adalah di musim ini akan menjadi musim terakhir dari pemain yang sudah menginjal 40 tahun untuk membela Roma.

Luciano Spalletti
spaletti terlihat kecewa

Supporter Milan Membentangkan Spanduk Untuk Totti

Dalam laga AC Milan vs AS Roma yang berlangsung di San Siro kemarin. Terlihat di tribun pendukung Rossonerri membentangkan spanduk yang bertuliskan salam perpisahan untuk Totti. Akan tetapi, Spaletti memilih untuk meurunkan Stephan El Shaarawy di babak kedua yang membuat gol ketiga untuk Roma di pertandingan tersebut.

Sang pelatih pun mendapatkan pertanyaan mengenai keputusannya, yang mana Spalletti sebelumnya pernah menjadi pelatih Roma di tahun 2005 sampai 2009 itu merasa kecewa. Kontrak pelatih berusia 58 tahun itu akan berakhir di bulan Juni nanti dan kemungkinan dirinya bakal kembali hengkang di klub tersebut.

“Hal ini membuat saya benar-benar merasa kecewa. Jika saya dapat kembali ke masa lalu, mungkin saya tidak ingin berada di Roma lagi,” ucap Spaletti kepada media.

“Kami selalu berdiskusi untuk berbicarakan hal yang sama. Tim ini memang layak untuk diberikan pujian. Namun kami selalu berbicarakan semua ini dan jika saya menurunkan dia (Totti) untuk bermain lima menit saja. Saya merasa tidak menghormati legenda, tapi kalau saya membiarkan dirinya bermain pun saya dianggap salah.”

“Dengan begitu, malam ini kami mampu memenangkan enam laga tandang secara berturut-turut. Kami bisa melakukan hal yang terbaik, mungkin kami tidak sering bermain dengan peforma baik, namun statistik itu dapat membuktikannya.”

Dengan empat gol yang dibuat oleh tim ibukota, yang mana masing-masing gol itu di cetak oleh Edin Dzeko dua gol pada babak pertama. Dengan tambahan gol dari El Shaarawy dan Daniele De Rossi membuat Roma masih menetap di peringkat kedua klasemen Seri A. Untuk pertandingan berikutnya, mereka akan berhadapan dengan tim yang berada di puncak klasemen, Juventus pada hari Senin.

Kalau Roma di laga nanti mampu meraih kemenangan saat menghadapi Bianconeri, maka selisih angka menjadi empat poin dengan tersisa dua pertandingan, Namun, jika Francesco Totti Cs mengalami kekalahan, dengan begitu Juventus akan mengadakan perayaan di Olimpico sekaligus menjadi Scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun.

Spalletti Selalu Mendapatkan Pertanyaan Mengenai Totti

Luciano Spalletti merasa kecewa dengan mendapatkan pertanyaan masalah keputusannya mengenai Francesco Totti. Pelatih AS Roma tersebut mengatakan jika dirinya begitu menyesal yang kembali ke tim ibukota Italia.

Pelatih berkepala plontos itu membawa Giallorossi meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 yang berkunjung ke markas AC Milan. Hasil yang diraih oleh tim asuhan Spalletti di laga kemarin, sangatlah penting karena di pekan lalu mereka dikalahkan 1-3 dalam laga derby melawan Lazio.

Meski begitu, Spalletti merasa kesal dengan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang meyangkut dengan Totti. Yang terdengar bahwa sang pemain akan pensiun akhir musim ini. Dimana setelah pertandingan tersebut, sang pelatih pun dihujani pertanyaan tentang Totti di dalam sebuah wawancara.

Be the First to comment. Read More
Prediksi

Prediksi Liga Italia: Juventus vs Torino, 7 Mei 2017

prediksi juventus vs torino

Prediksi Juventus vs Torino yang akan diselenggarakan pada hari Senin dini hari, jam 01:45 di Juventus Stadium. Dalam pertandingan gionarta ke 35 dalam lanjutan Seri A musim 2016/2017. Dimana akan berlangsungnya laga Juventus berhadapan dengan Torino, yang merupakan rival satu kota.

Juventus yang musim ini selalu menunjukkan permain gemilang di tiap pertandingan, dan memiliki semangat yang luar biasa untuk dapat meraih treble winners. Pada laga sebelumnya mereka sukses meraih kemenangan di pertandingan penting dalam leg pertama di semi final Liga Champions saat menghadapi AS Monaco. Di sisi lain, gelar Scudetto pun sudah menunggu mereka di depan mata.

Tersisanya empat pertandingan di ajang Liga Italia, Juventus masih unggul sembilan poin dari posisi kedua yang diduduki oleh AS Roma. Yang artinya, Bianconeri butuh empat poin lagi dalam empat laga yang tersisa untuk menjadikan mereka peraih gelar juara Seri A musim ini. Dengan begitu, mereka dapat mewujudkan harapan tim, ini merupakan hal yang sangat penting.

prediksi juventus vs torino
prediksi juventus vs torino

Lima Pertemuan Terakhir Antar Juventus vs Torino:

  • Pada tanggal 26 April 2015, Torino suskes meraih kemenangan 2-1 saat menghadapi Juventus.
  • Di tanggal 1 November 2015, Juventus bermain didepan pendukungnya sukses memanngkan laga dengan skor 2-1 atas Torino.
  • Bermain dikandang, Juventus berhasil menang telak 4-0 tanpa balas melwan Torino di tanggal 17 Desember 2015.
  • Pada tanggal 20 Maret 2016, Torino dipermalukan dikandang 1-4 saat menjamu Juventus.
  • Di tanggal 11 Desember 2016, Torino ditumbangkan oleh Juventus dengan hasil akhir 1-3.

Dalam pertandingan Derby della Mole, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri harus kehilangan dua pemain muda andalan mereka yaitu Marko Pjaca dan Daniele Rugani. Dimana kedua pemain tersebut telah mengalami cedera. Dengan begitu, Allegri harus pintar untuk merotasi pemain yang dikarenakan jadwal mereka begitu padat di akhir musim ini,

Tim raksasa Italia itu pun memang membutuhkan kemenangan, namun sang pelatih akan mengistirahatkan beberapa pemain terbaiknya seperti Dani Alves, Miralem Pjanic dan juga Alex Sandro. Dengan pemain cadangan seperti Kwadwo Asamoah, Tomas Rincon, Mario Lemina, Stephan Leichrsteiner, dan Mehdi Benatia yang akan diberikan kesempatan bermain di perandingan pekan ini.

Dengan begitu, Allegri akan memakai formasi 4-2-3-1 kembali,yang akan menurunkan Bonucci, Benatia, Lichtsteiner dan Asamoah di barisan belakang. Untuk di lini tengah terdapat Rincon dan Khedira yang masih memiliki tenaga banyak untuk bermain dari awal. Di sisi lain, rotasi pada bagian lini depan Cuardrado, Dybala, Mandzukic dan Higuain tetap bermain di menit awal.

Prediksi-Juventus-Vs-Torino
pasukan juventus

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Juventus:

  • Pada tanggal 15 April 2017, Pescara ditaklukan oleh tim tamu 0-2 atas Juventus.
  • Di tanggal 20 April 2017, Barcelona di tahan imbang 0-0 saat menghadapi Juventus.
  • Di depan para pendukungnya, Juventus sukses menang dengan telak 4-0 tanpa balas menjamu Genoa, di tanggal 24 April 2017.
  • Pada tanggal 29 April 2017, Atalanta bermain dengan imbang 2-2 melawan Juventus.
  • Di tanggal 4 Mei 2017, AS Monaco ditumbangkan dikandang sendiri 0-2 ketika mereka berhadapan dengan Juventus.

Dengan hasil diatas tersebut, Juventus berada di atas angin untuk bisa meraih kemenangan kembali di pertandingan akhir pekan nanti. Saat mereka akan berhadapan dengan Torino, namun tim tuan rumah tidak boleh menganggap remeh tim lawan. Yang mana mereka memiliki tekad untuk mencuri tiga poin penuh di laga ini.

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Torino:

  • Pada tanggal 2 April 2017, Torino harus menerima hasil imbang 2-2 saat menghadapi Udinese.
  • Di tanggal 9 Februari 2017, Cagliari dikalahkan dikandang sendiri 2-3 atas Torino.
  • Torino bermaind dengan imbang 1-1 melawan Crotone, di tanggal 15 April 2017.
  • Pada tanggal 23 April 2017, Chievo dipermalukan didepan pendukungnya 1-3 oleh Torino.
  • Di tanggal 30 April 2017, Torino harus imbang dikandang 1-1 atas Sampdoria.

Dari kubu torino, pemain yang tidak dapat bermain yaitu Lorenzo De Silverstri. Semua pemain lainnya akan bertempur untuk berhadapan dengan tetangga mereka sekaligus rival. Tentu saja, target Torino adalah meraih kemenangan di kandang musuh abadi mereka.

Be the First to comment. Read More